Pilihan Olahraga Sesuai Umur Mulai dari Untuk Anak-anak Sampai Orang yang Telah Lanjut Usia Berikut Ini

Olahraga emang menyehatkan. Tapi, bukan berarti kamu dapat memilih jenis olahraga seenaknya. Sebelum melakukan olahraga tertentu, ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan, salah satunya usia. Kalo kamu asal pilih, bukannya manfaat yang didapatkan, melainkan kelelahan hingga cedera.  Mau tahu apa saja pilihan olahraga sesuai umur yang bisa dilakukan? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Jenis-jenis Olahraga Sesuai Usia

Tentu kamu tahu bahwa olahraga punya segudang manfaat bagi tubuh. Di antaranya, dapat menjaga stamina, meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah serangan berbagai penyakit sampai mengontrol berat badan. Manfaat-manfaat tersebut bisa diperoleh secara maksimal apabila kamu melakukannya secara rutin.

Tapi, nggak semua jenis olahraga cocok dilakukan untuk segala usia, loh! Misal, lari sprint nggak sesuai untuk para lansia yang hanya memiliki energi terbatas dan kondisi tubuh yang sudah tidak normal. Sebagai panduan, berikut jenis-jenis latihan fisik yang dikategorikan menurut usia:

1. Olahraga Untuk Anak-anak dan Remaja

Berolahraga di masa anak-anak bermanfaat untuk mengontrol berat badan dan memperkuat tulang. Tapi, mereka hanya disarankan untuk melakukan aktivitas fisik maksimal satu jam per hari. Berbagai pilihan olahraga yang cocok untuk mereka ialah lari, futsal atau sepak bola, berenang dan bersepeda.

Apabila telah memasuki usia remaja, pilihan olahraganya bakal semakin banyak, termasuk permainan yang memiliki aturan yang telah dimengerti oleh mereka. Antara lain, badminton, tenis, basket, senam lantai serta aerobik.

2. Olahraga Untuk Orang yang Berusia 20 Tahunan

Di usia 20 tahunan, aktivitas seseorang bakal semakin padat. Kemungkinan hal ini ngebuat kamu jadi makin malas untuk berolahraga. Padahal, sebetulnya masa-masa ini penting sekali untuk membangun kepadatan tulang dan massa otot demi kesehatan di masa yang akan datang. Di samping itu, olahraga di usia tersebut juga dapat menjadi cara untuk mengendalikan berat badan dan mengatasi stress.

Beberapa olahraga yang direkomendasikan untuk kamu yang berusia 20 tahunan adalah kombinasi dari latihan kekuatan, seperti squat, push up atau jumping jack dengan latihan aerobik, seperti lari cepat, bersepeda atau berenang. Di usia ini, kamu juga bisa melakukan latihan angkat beban, hiking, tenis dan semacamnya. Terapkan selama 60 menit sebanyak 5 kali per minggu.

3. Olahraga Untuk Orang yang Berusia Antara 30-40 Tahunan

Ketika memasuki usia 30-40 tahun, kamu akan menjadi kurang aktif. Hal ini disebabkan karena kamu menghabiskan waktu lebih banyak untuk duduk, baik di meja kerja atau kendaraan. Apalagi, di usia segini, banyak dari kamu yang mungkin telah berkeluarga. Tentunya, waktu untuk berolahraga jadi semakin terbatas.

Tapi, kurang berolahraga juga dapat menigkatkan berat badan, memicu rasa pegal dan nyeri pada leher, punggung atau pinggang serta memperburuk postur tubuh. Selain itu, kondisi-kondisi, seperti tekanan darah, kolesterol dan kadar gula darah yang tinggi bisa meningkat di usia ini bila kamu kurang melakukan aktivitas fisik. Maka dari itu, sempatkan lah waktu untuk berolahraga, meski pun hanya 30 menit per hari. Pilihan olahraga sesuai umur 30-40 tahunan adalah pilates, yoga dan latihan dasar panggul.

4. Olahraga Untuk Orang yang Berusia Antara 50-60 Tahunan

Di usia tersebut, beraneka penyakit mulai menyerang, mulai dari diabetes, rematik, osteoporosis sampai jantung koroner. Kamu yang telah memasuki usia ini perlu melakukan olahraga, seperti jalan santai, jogging atau jalan cepat alias brisk walking. Kamu juga dapat mengombinasikannya dengan taichi atau berenang. Tapi, pastikan telah berkonsultasi dengan dokter mengenai jenis latihan dan jadwal olahraganya, ya!

5. Olahraga Untuk Orang yang Berusia 70 Tahun Lebih

Memasuki usia 70 tahun ke atas, tubuhmu tentu sudah tidak se-enerjik saat masih belia. Jadi, selain gampang lelah, beberapa penyakit bakal membatasi gerak tubuhmu. Meski demikian, kamu tetap bisa aktif melakukan olahraga. Tapi, jangan yang berat-berat, ya!

Jenis olahraga yang pas, ya, jalan santai. Supaya lebih semangat dan nggak bosan, sembari jalan, kamu dapat berbincang-bincang dengan keluarga, teman atau pun tetangga. Kamu pun bisa mengimbanginya dengan aktivitas fisik yang lain, seperti berkebun.

Jangan memaksakan diri untuk berolahraga yang berat dan nggak sesuai dengan usia-mu, ya! Sebab, hal itu bisa berakibat fatal. Alih-alih mendapatkan kesehatan, yang ada kamu malah beresiko mengalami cedera. Maka dari itu, usia perlu jadi pertimbangan sebelum memilih olahraga tertentu. Pilihan olahraga sesuai umur di atas mungkin dapat memandumu!