8 Makanan Rendah Kalori yang Cocok Dikonsumsi Saat Diet Ini Nggak Hanya Menyehatkan, Tapi Juga Membantumu Mencapai Berat Badan yang Ideal

Makanan dengan cita rasa nan lezat biasanya mengandung kalori yang tinggi. Contoh, burger, pizza, mie instan dan semacamnya. Tapi, kamu tahu, kan, kalo jenis makanan tersebut sangat tidak baik untuk kesehatan? Selain itu, bila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan obesitas. Namun berbeda dengan makanan rendah kalori yang cocok dikonsumsi saat diet yang tentu saja tidak memberikan efek buruk.

Perlu kamu ketahui, bahwa tubuh memang memerlukan kalori. Akan tetapi, jika jumlahnya terlalu banyak dan tidak diimbangi dengan pembakaran kalori yang tepat justru bisa mengakibatkan kenaikan berat badan. Sehingga, makanan yang tinggi kalori sangat nggak cocok buat kamu yang sedang menjalani diet.

Bukan dihindari, lebih tepatnya dikurangi. Atau kamu bisa beralih ke makanan rendah kalori yang cocok dikonsumsi saat diet berikut!

Makanan Rendah Kalori Untuk Diet

Kalori bisa dibilang merupakan bahan bakar yang diperlukan tubuh untuk melakukan aktifitas. Tapi, seperti yang telah disebutkan, tubuh bakal menyimpan kalori dalam bentuk lemak apabila asupannya lebih besar dibanding jumlah yang dibutuhkan.

Lemak-lemak tersebut akan tersimpan di bawah kulit dan membuat kamu jadi tampak gemuk. Tentu semakin banyak lemak yang menumpuk, semakin terlihat kurang menarik pula penampilanmu. Nggak cuma itu, kondisi yang demikian juga dapat mengundang berbagai penyakit, loh! Nggak mau, kan seperti itu?

Oleh karenanya bagi kamu yang ingin menjalani program penurunan berat badan, lebih selektif lah dalam memilih makanan. Batasi konsumsi makanan dengan kalori dan lemak yang tinggi. Meski ada anggapan bahwa makanan dengan kandungan kalori yang tinggi rasanya lebih enak, kamu harus berusaha mengabaikannya.

Ganti dengan makanan rendah kalori di bawah ini yang rasanya nggak kalah enak dan tentunya lebih menyehatkan:

1. Sayuran

Makanan sehat yang wajib kamu konsumsi ketika sedang menjalani diet adalah sayuran. Sebab, di samping rendah lemak dan kalori, sayuran mengandung beragam nutrisi yang bakal menunjang usahamu dalam menurunkan berat badan.

Kalo kamu kebetulan nggak suka sayuran, coba cari cara agar tetap bisa menyantapnya tanpa merasa aneh. Misal, mengolahnya menjadi salad. Jadi, kamu dapat mencampurkan beberapa sayuran, seperti selada, tomat cherry, mentimun, bawang bombay dan lain-lain dengan minyak zaitun, madu atau air lemon. Untuk menambah cita rasa, beri sedikit garam dan lada.

Salad sayur ini sehat, loh! Para ahli bahkan amat menyarankan untuk mengonsumsinya setiap hari, terutama bagi kamu yang lagi diet.

2. Buah-buahan

Selain sayuran, buah juga merupakan makanan rendah kalori yang cocok dikonsumsi saat diet, loh! Tak hanya itu, buah pun mengandung beraneka nutrisi yang diperlukan tubuh, di antaranya vitamin, antioksidan, serat serta protein.

Salah satu buah yang bisa kamu makan ketika sedang melakukan program pengurusan badan adalah apel. Dalam satiety index atau indeks kekenyangan makanan, apel memperoleh skor yang amat tinggi, loh! Sehingga, buah tersebut dapat membuatmu mudah kenyang dan nggak tergoda sama camilan yang tidak sehat.

Di samping itu, buah apel mengandung pektin atau serat larut yang bisa melambatkan proses pencernaan secara alami. Di dalam buah apel juga terdapat lebih dari 85% kandungan air yang bantu meningkatkan rasa kenyang. Tapi, biar manfaatnya maksimal, apel tersebut harus dikonsumsi langsung beserta kulitnya, nggak boleh diolah jadi jus atau saus, ya!

Oh, iya, pektin juga dapat kamu jumpai pada buah jeruk, loh! Buah berwarna oranye itu pun memiliki kandungan air yang tinggi, yaitu lebih dari 87%. Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi jeruk sebanyak tiga kali sehari selama enam minggu bisa menurunkan berat badan serta mengurangi lingkar pinggang secara signifikan.

3. Kentang Rebus

Kamu termasuk orang yang menghindari kentang saat sedang diet, nggak? Jika iya, langkah tersebut nggak sepenuhnya benar. Kentang emang merupakan sumber karbohidrat, tapi di dalamnya terkandung nutrisi lain yang baik untuk diet, seperti serat dan vitamin.

Tidak hanya itu, kentang juga mengandung beberapa jenis pati, salah satunya resistant starch alias pati resisten atau pati tahan cerna. Jenis pati itu memiliki kandungan kalori yang lebih rendah dari pati biasa. Ia juga bekerja selayaknya serat larut, sehingga bakal bikin kamu lebih cepat kenyang. Kandungan tersebut bisa meningkat apabila kamu mendinginkan kentang sehabis direbus.

4. Legume

Asing dengan istilah ini? Legume adalah bahan makanan dari kacang-kacangan, misalnya kacang hijau, kacang merah, kacang polong dan kacang lentil. Makanan ini amat dianjurkan bagi kamu yang sedang diet karena mengandung banyak nutrisi esensial, kayak serat dan protein.

Kamu dapat mengolah bahan-bahan itu menjadi bubur, minuman dan sebagainya. Tapi, jangan nambahin bahan yang mengandung kalori dan lemak yang tinggi, ya!

5. Oatmeal

Makanan rendah kalori yang cocok dikonsumsi saat diet ini biasanya jadi menu sarapan. Sama dengan apel, oatmeal juga masuk dalam satiety index, berada di peringkat ketiga. Hal itu dikarenakan tingginya kandungan serat dan kemampuan oatmeal dalam menyesap air.

Selain itu, oatmeal mengandung serat larut yang dikenal dengan beta-glukan. Kandungan tersebut membantu melambatkan pencernaan dan absorbsi karbohidrat. Sehingga, ia mampu meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan dan mengurangi asupan kalori harian.

6. Telur

Kamu masih berpikir bahwa telur adalah makanan yang kurang baik untuk menurunkan berat badan? Pemikiran itu salah besar! Telur justru mengandung berbagai nutrisi penting, di antaranya protein dan asam amino esensial.

Ada penelitian yang sudah membuktikannya, loh! Dibanding mereka yang makan roti saat sarapan, orang-orang yang sarapan dengan telur bakal merasa lebih kenyang dan dapat membatasi konsumsi kalori.

Menurut penelitian lainnya, sarapan dengan telur bisa mengurangi indeks massa tubuh serta berat badan lebih banyak ketimbang mereka yang tidak mengonsumsinya.

7. Ikan

Ikan terkenal kaya akan asam lemak omega-3 dan protein bermutu tinggi, yang mana mampu meningkatkan rasa kenyang pada kamu yang punya kelebihan berat badan. Fakta yang mungkin membuat kamu terkejut adalah peringkat ikan dalam satiety index lebih tinggi dari oatmeal, loh!

Bahkan, sebuah penelitian menemukan bahwa ikan lebih mengenyangkan daripada daging sapi dan ayam. Berdasarkan penelitian lainnya, memakan ikan membantumu mengurangi konsumsi kalori hingga 11% dibanding menyantap daging sapi.

8. Lean Meat

Sebutan untuk daging dengan kandungan lemak yang tidak terlalu tinggi. Lean meat sendiri biasanya terdapat pada bagian tubuh hewan yang minim lemak atau lemaknya telah disingkirkan. Daging jenis ini selain rendah lemak juga kaya akan kandungan protein, loh!

Pada kalkun dan ayam, lean meat mengandung selenium, kolin, vitamin B3 dan vitamin B6. Selenium di sini berperan sebagai antioksidan yang bantu menangkal radikal bebas. Sedangkan vitamin B3 dan B6 berfungsi untuk mengganti karbohidrat menjadi glukosa yang jadi cikal bakal energi.

Meski diklaim lebih sehat dibanding daging biasa, lean meat nggak boleh diolah secara sembarangan. Sebaiknya dimasak hingga matang dan tidak dipanaskan lebih dari sekali. Harus disimpan dalam freezer pula agar tidak rusak.

Untuk menjaga berat badan tetap ideal, kurangilah konsumsi makanan yang tinggi lemak dan kalori. Tapi, usahakan jangan terlalu sedikit supaya efek samping akibat kekurangan kalori, seperti gampang lelah, mual, sembelit, diare dan sebagainya tidak terjadi.

Di samping menyantap makanan rendah yang cocok dikonsumsi saat diet dengan porsi yang tepat, kamu harus rajin berolahraga serta menjauhi rokok dan minuman beralkohol supaya kondisi kesehatanmu tetap prima.