Penasaran Dengan Negara yang Memiliki Satelit Terbanyak di Dunia ? Yuk Disimak

Sebelum mengetahui negara yang memiliki satelit terbanyak di dunia, ketahui lebih dahulu apa itu satelit. Satelit adalah merupakan benda langit yang mengitari planet yang ada dan mengorbit atau memprediksi periode revolusi dan rotasi tertentu. Dalam perkembangannya satelit ada dua yaitu satelit alami dan satelit buatan.

Fungsi Satelit

Satelit alami dan satelit buatan merupakan dua jenis satelit yang ada dan memiliki fungsi yang berbeda. Satelit alami merupakan satelit suatu planet yang bukan hasil buatan manusia. fungsi dari satelit alami adalah dapat mengontrol kecepatan rotasi dari sebuah planet. Selain itu, berfungsi juga untuk mengurangi efek dari akibat radiasi sinar ultraviolet. Serta berfungsi adanya siang dan malam.

Sedangkan satelit buata merupakan kebalikan dari satelit alami yaitu hanya mengorbit planet buatan manusia. Satelit buatan memiliki fungsi dijadikan sebagai satelit navigasi, geodesi, komunikasi, penelitian, dan meteorologi. Selain itu, dapat juga dijadikan sebagai satelit militer dan satelit survei sumber daya alam.

Negara yang Memiliki Satelit Terbanyak di Dunia

Negara yang memiliki satelit terbanyak juga memiliki dampak dari satelit tersebut. Berbagai dampak yang ditimbulkan dari satelit ini seperti dalam bidang komunikasi dan informasi. Namun ada juga dampak negatifnya pertelevisian yang dulunya dipegang oleh pemerintah tapi sekarang sudah dipegang oleh swasta. Berikut pemaparan tentang negara yang memiliki satelit terbanyak di dunia.

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat merupakan negara meluncurkan satelit pertamanya pada tahun 1958. Sekaligus mendirikan sebuah perusahaan yang disingkat dengan NASA dan jumlah satelit yang ada di negara ini sebanyak 568 buah. Sehingga teknologi yang ada di bidang komunikasi, ilmiah, dan militer berkembang dan tidak ketinggalan.

2. China

China merupakan negara yang memiliki satelit sebanyak 177 satelit yang ada di luar angkasa. Selain itu, sudah ada 10 orang China yang diutus ke luar angkasa. Satelit pertama negara China diluncurkan pada tahun 1970 oleh Dong Fang Hong I. Karena pemerintah di negara tersebut tidak ingin negaranya ketinggalan dan memulai program luar angkasa.

3. Jepang

Jepang di tahun 1950 sudah mulai mengembangkan bidang antariksnya. Dikembangkan di sebuah Universitas Tokyo kemudian berganti nama pada tahun 1964 yaitu Institute of Space Astronautical Science (ISAS). Di tahun selanjutnya yaitu tahun 1970 universitas tersebut meluncurkan satelit Jepang pertama yang bernama Sumi. Kini satelitnya mencapai 174 satelit.

4. Rusia

Era Uni Soviet menjadikan Rusia untuk membuat program luar angkasa. Program tersebut memiliki tanggung jawab dalam hal peroketan dan eksplorasi ruang angkasa. Namun di tahun 1992, Uni Soviet dibubarkan kemudian Rusia mendirikan Roscosmos State Corporation. Negara Rusia saat ini sudah mempunyai jumlah satelit sebanyak 133 buah.

5. Inggris

Inggris memulai program luar angkasanya secara resmi di tahun 1952 dengan nama Ariel I sebagai satelit pertama Inggris. Satelit ini diluncurkan oleh roket AS namun ada juga yang diluncurkan oleh roket Inggris yaitu satelit prospero. Di luar angkasa sudah ada tujuh orang Inggris yang diutus dan sebanyak 42 satelit.

6. India

Pada tahun 1969, India sudah memiliki badan antariksa sendiri yang diberi nama ISRO. ISRO memiliki pegawai sekitar 17.000 orang yang mengais rezeki di tempat tersebut. sekarang ini, negara India sudah memiliki satelit sebanyak 88 buah yang ada di orbit bumi. Nama satelit pertama negara ini adalah satelit aryabhata.

Negara memang harus memiliki satelit baik negara berkembang maupun negara maju. Dengan tujuan agar negara-negara tersebut tidak ketinggalan dalam bidang teknologi dan komunikasi. Sehingga masyarakat bisa menikmati dan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada di dunia. Semoga Bermanfaat !!!